Tuesday, 12 August 2014

Kisah Nabi Zakaria Alaihisalam


"Inilah satu peringatan rahmat Tuhanmu kepada hambaNya yaitu Zakaria. Dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang sayup-sayup sampai. Berkatalah dia : Wahai Tuhanku...! Sesungguhnya tulangku sudah lemah dan kepalaku sudah penuh beruban, sedangkan permintaanku kepada Engkau belum pernah tiada terkabul. Sesungguhnya saya takut, siapakah orang yang menggantikan sepeningga saya nanti, sedangkan istriku orang yang mandul. Sebab itu berilah saya anak yang Engkau Ridhoi. Yang akan menerima pusakaku dan pusaka keluarga Ya'qub. Jadikanlah anak itu..., wahai Tuhanku...! anak yang Engakau sukai. (QS. Maryam : 2-6)"


Nabi Zakaria a.s adalah keturunan Nabi Sulaiman a.s dan beliau adalah seorang ulama besar dikalangan Bani Israil. Nabi Zakaria yang telah lanjut usia tetapi belum juga mendapatkan seorang anakpun. Tadinya tidak sedikit terlintas dalam pikirannya, tetapi setelah beliau memelihara Maryam ibunda nabi Isa a.s barulah terlintas dalam angan-angannya akan kerinduan hadirnya seorang anak. Nabi Zakaria khawatir jika dia telah meninggal siapa yang akan meneruskan dakwah kepada kaum Bani Israil dan meneruskan keturunan dari Nabi Ya'qub a.s.

Tiada mengenal lelah atau berputus asa barang sedikitpun dalam hati Nabi Zakaria terus berdoa meminta kepada Allah Swt. seorang anak walaupun belum dikabulkan.

Allah Swt. adalah Tuhan Yang Maha Tahu dan senantiasa mendengar akan doa hambaNya itu telah mengabulkan permintaan Nabi Zakaria a.s dan tak lama kemudian beliau mendapat kabar gembira dari Allah SWT. akan lahir seorang anak laki-laki dari rahim istrinya yang kemudian diberi nama Yahya yang berarti "Hidup" oleh Allah Swt.

Hal ini diterangkan Allah SWt. dalam Al-quran surah Maryam ayat 7-9

Hai Zakaria...! Sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak namanya "Yahya" yang belum pernah Kami memberi nama itu kepada siapapun juga. Berkata Zakaria : Wahai Tuhanku...., bagaimana saya akan memperoleh anak, sedangkan istriku seoarang yang mandul, dan saya sendiri sangat tua...? Allah berfirman : Demikianlah halnya. Firman Allah : Perkara itu mudah sekali bagiKu, sesungguhnya engkau telah Aku jadikan sejak dahulu, sedang engkau belum ada apa-apa.


Kabar gembira itu disampaikan oleh Malaikat Jibril yang saat itu Nabi Zakaria sedang sembahyang di mihrabnya. Tiada lama setelah itu, maka kabar itu kemudian menjadi nyata bahwa istri Nabi Zakaria benar-benar telah hamil dan ketika sudah sampai pada batas waktu untuk melahirkan, lahirlah seorang bayi laki-lakidan kemudian diberi nama "Yahya". Setelah dewasa Yahya akan membenarkan kalimat dari Allah, menjadi panutan banyak orang, menjadi orang yang dapat menahan diri, serta termasuk seorang Nabi dan Rasul dari golongan orang yang baik-baik.


Saturday, 9 August 2014

Kisah Tiga Doa Yang Terkabul



Pada suatu hari Saham bin Munjab merasa beruntung karena berada satu pasukan dengan Alla' bin Hadhrami. Saham sangat penasaran dengan Alla' karena banyak orang yang mengatakan bahwa Alla' adalah pembawa keberuntungan. Setiap peperangan yang diikuti Alla' pasti dimenangkan. Selain itu Alla' juga sangat dikenal sebagai orang yang doanya selalu terkabul.

Dalam perjalanan misi militer tersebut, tanpa sengaja Saham bin Munjab mendengar doa yang dipanjatkan oleh Alla' setelah shalat berjamaah. Adapun doa yang dipanjatkan oleh Alla' adalah,


"Ya Allah, Tuhanku Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu dan dijalan-Mu untuk memerangi musuh-musuh-Mu. Maka, limpahkanlah kepada kami air untuk diminum, untuk berwudhu, dan bersuci dari kotoran atau hadats. Bilamana kami meninggalkan tempat ini, maka janganlah Engkau jadikan nasib seperti ini kepada siapapun selain kami."


Setelah beberapa waktu, rombongan pasukan muslimin menemukan air sungai yang mengalir deras. Lalu, pasukan mereka mengambil air untuk keperluan pribadi dan bekal dalam perjalanan.

Saham sengaja meninggalkan tempat minumnya. Tujuannya adalah ingin menguji doa Alla', apakah dikabulkan Allah Swt. atau tidak?

Kira-kira setelah satu mil perjalanan dari sungai tersebut, saham minta izin kepada komandan pasukan untuk mengambil tempat air minumnya yang ketinggalan disungai tadi. Setelah diperbolehkan, ia kembali ketempat tersebut. Saham bin Munjab dapat menemukan tempat air minumnya, tetapi sungainya telah berubah, karena beberapa waktu yang lalu ia melihat air sungai yang berlimpah, dan kini kering sudah tidak ada lagi air sungai tersebut.

Setelah melakukan perjalanan panjang dan melelahkan, rombongan pasukan Saham dan Alla' sampai ke medan perang. Namun, ada yang menahangerak laju pasukan, yakni lautan yang memisahkan antara mereka dan musuh. Dalam keadaan seperti itu Alla' memanjatkan doa,


"Ya Allah, Tuhan Yang MAha Mengetahui dan Maha Agung, sesungguhnya aku adalah hamba-MU, dan di jalan-Mu kami memerangi musuh-Mu. Maka, berilah kami jalan untuk menuju musuh-Mu."


Setelah berdoa Alla' mengajak pasukannya untuk menyeberangi lautan itu. Dan menakjubkan, pelana kuda yang dikendarai tidak basah sama sekali hingga dapat menyeberangi lautan dan sampat ketempat musuh.

Setelah mendapatkan kemenangan berperang, pasukan Muslimin pun pulang. Dalam perjalan pulang tersebut Alla' jatuh sakit dan meninggal dunia. Karena tidak ada air, Alla' dikuburkan dengan pakaian yang dikenakan dan tanpa dimandikan. Setelah itu rombongan pasukan melanjutkan perjalanan. Tak lama kemudian mereka menemukan sumber mata air. Diantara rombongan ada ada yang mengajak kembali ke makam Alla' dengan tujuan mengambil jenazahnya untuk dimandikan dan lalu dikuburkan lagi.

Ketika mereka menggali kuburan Alla' bin Hadhrami, jenazahnya tidak ditemukan, padahal baru beberapa jam mereka menguburnya dan disana tidak tampak ada bekas galian orang atau binatang buas misalnya. Salah seorang dari anggota pasukan Muslimin ada yang pernah mendengar Alla' berdoa kepada Allah Swt,

"Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui dan Maha Agung, sembunyikanlah jenazahku jangan Engaku biarkan seorangpun melihat auratku."


SEtelah mendengar penuturan tersebut, maka pasukan Muslimin sepakat untuk meninggalkan tempat itu dan melanjutkan perjalanan untuk pulang. Saham bin Munjab kemudian sangat yakin bahwa Alla' bin Hadhrami adala orang yang bertakwa, sehingga doanya selalu dikabulkan Allah Swt. Hal itu terbukti dengan Tiga Doanya. tersebut. Yuk Sahabat Muslim kita ucapkanSubhanallah...


Alhamdulillah. Terima kasih sudah membaca kisah Tiga Doa Yang Terkabul semoga bermanfaat untuk kita semua. Wassalam

1001 Kisah Islami - Kisah Paling Menggugah 1001 Keajaiban Ketakwaan

















Friday, 8 August 2014

Kisah Wanita Tunasusila Menjadi Ahli Surga




Mau Dapat Uang 3jt/bln pasang link refferal kami di FB, Twitter, Blog, Website, dll gratis biaya pendaftaran NOW SCAM! buktikan sendiri DAFTAR SEKARANG


Pada suatu negeri, hiduplah seorang wanita bernama Al-Malikah. Dia adalah wanita tuna susila nan cantik yang berasal dari keturunan Bani Israil. Dia dikenal sebagai wanita tunasusila kelas atas dengan harganya yang cukup tinggi.

Cantiknya, tak bisa dibayangkan oleh seorang pemuda yang bernama Abid. Abid ini adalah seorang pemuda miskin yang taat beribadah. Namun karena kepopileran paras ayu Al-Malikah, rupanya telah menggoda keimanan sang pemuda untuk menikmati kecantikan Al-Malikah.

Sayangnya, untuk bisa bertemu dengan Al-Malikah, Abid harus mengeluarkan biaya sebesar 100 dinar. Karena begitu besarnya harga itu, Abid harus bekerja sekuat tenaga mengumpulkan uang agar bisa bertemu dengan pujaan hatinya itu.

Pertemuan Dengan Wanita Tunasusila.
Di luar dugaan, sesuatu yang mengejutkan terjadi, karena setelah Abid berada di hadapan Al-Malikah, tiba-tiba saja rubuhnya bergetar hebat, keringat bercucuran dari sekujur tubuhnya. Abid ingin segera lari dari hadapan Al-Malikah, hingga Al-Malikah pun dibuat terkejut dengan tingkah laku Abid.

Ketika Al-Malikah sudah berada di depan Abid, Abid justru teringan dengan Tuhan-Nya.
"Aku takut kepada Allah SWT, bagaimana aku mempertanggungjawabkan perbuatan maksiatku nanti," kata Abid.

Ucapan spontan dari Abid ini malah membuat Al-Malikah sangat terkejut. Entah bagaimana ucapan Abid seakan menjadi wasilah yang mampu memberikan kesadaran pada Al-Malikah. Di luar dugaan, hati Al-Malikah tersentuh oleh ucapan Abid yang polos tersebut.

Meninggal.
Tidak berapa lama kemudian Abid langsung lari dari hadapan Al-Malikah.
Al-Malikah pun kaget, dan mengejar Abid sampai tergopoh-gopoh. Akhirnya berhasil juga Al-Malikah mengejar Abid. Al-Malikah memohon agar Abid mau menjadikannya istri. Sambil menangis dan memohong berulangkali, Al-Malikah minta dijadikan istri oleh Abid. Abid kebingungan dibuatnya.
Al Malikah tidak akan melepaskan tangannya sebelum Abid berjanji untuk menikahinya.

Namun apa yang terjadi, Abid berhasil melepaskan cengkeraman tangan Al-Malikah dan langsung kabur dengan cepat hingga hilang dari pandangan.Keteguhan keimanan sang pemuda rupanya telah menawan hati Al-malikah. Kata-kata iman yang keluar dari mulut Abid telah benar-benar membuka hati, mata dan piikiran Al-malikah.

Usia pertemuan itu, Al-malikah berjanji untuk memperbaiki diri sendiri dan segera keluar dari lembah hitam. Dia terus mencari Abid hingga ke pelosok-pelosok, namun yang dicarinya selalu tidak membuahkan hasil.

Di suatu tempat, Abid begitu ketakutan yang sangat luar biasa. Karena ketakutannya kepada Allah SWT, maka Abid pun pingsan hingga membuatnya meninggal dunia. Kabar meninggalnya Abid telah terdengar ke telinga Al-Malikah.
Tentu saja berita itu membuatnya bersedih dan syok hingga terjatuh dan akhirnya meninggal dunia saat itu juga.


[KISAH TELADAN ISLAMI- 1001 KISAH ISLAMI]


Sunday, 27 July 2014

 Kisah 5 Warga Palestina Mimpi Al Aqsa Dibebaskan Indonesia

Kisah 5 Warga Palestina Mimpi Al Aqsa Dibebaskan Indonesia






Ramadhan 1435 hijriyah ini kembali menjadi duka bagi warga Palestina. Pesawat-pesawat temput Zionis Israel meraung-raung di angkasa Gaza sejak Senin dini hari dan kemudian menjatuhkan bom-bom yang berdentum keras, meluluh lantakkan bangunan dan menumbangkan ratusan korban; 40 lebih gugur, 300 lebih luka-luka.

Di tengah perjuangan keras warga dan anak-anak Gaza untuk mempertahankan hidupnya, mimpi aneh lima orang warga Palestina menjadi perbincangan banyak pengguna media sosial.

Al kisah, di awal tahun ini, lima warga Palestina yang tinggal di sekitar Al Quds bermimpi. Yang aneh, mimpi mereka mirip, bahkan sama. Bahwa masjidil Aqsa, kiblat pertama umat Islam dan masjid suci ketiga, akan dibebaskan orang-orang yang sebelumnya tidak mereka kenal.

Wajah-wajah mujahidin itu agak asing bagi mereka. Sebab wajah-wajah itu bukanlah wajah-wajah orang Palestina, bukan pula wajah orang-orang timur tengah. Tetapi ada kesamaan; ada aura wudhu yang menandakan bahwa mereka adalah umat Islam, orang-orang yang beriman. Dari mimpi itu mereka kemudian menjadi tahu bahwa para mujahid itu berasal dari Indonesia, sebuah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Salah seorang diantara mereka merasa heran, sebab ia belum pernah mendengar nama Indonesia dalam kehidupan nyata. Padahal Indonesia adalah negeri muslim terbesar dan dalam mimpi itu merekalah yang membebaskan Masjid Al Aqsa.

Dalam mimpi itu, tampak muslim Indonesia sangat banyak. Mereka tiba di Palestina dan bertempur melawan Israel. Peperangan demi peperangan dimenangkan oleh muslim Indonesia itu. Mereka tidak dapat dilawan. Hingga akhirnya, Israel pun takluk di tangan wajah-wajah asing itu.

“Mereka (orang-orang Indonesia) itu datang bagai air bah, mereka memenangkan peperangan demi peperangan dan Israel akhirnya tunduk pada mereka,” kata salah seorang menceritakan mimpinya saat bertemu secara kebetulan dengan orang yang bermimpi sama.

Kisah mimpi ini telah dimuat di Nabawia dan Bersamadakwah pada Februari lalu, namun kini kembali ramai diperbincangkan dan di-share di media sosial.

Sebagaian orang tidak percaya dengan mimpi aneh tersebut, sebagian lainnya percaya bahwa bisa jadi mimpi itu benar adanya. Sementara lebih banyak lagi orang-orang yang tersentuh dengan kabar mimpi tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk mempersiapkan diri membela Palestina.

“Semoga mimpi itu benar. Dan tidak ada orang ketiga yang memang sengaja membuat mimpi itu ada. Jika pun ada, ini menjadi PR bagi ummat Islam Indonesia yang memiliki ummat Islam terbanyak di dunia,” kata Warlan Nasty mengomentari kabar mimpi tersebut.

“saya memang kepingin menjadi syuhada di Palestina untuk menembus dosa-dosa saya yang membumbung tinggi,” tambah Zulfikar.

“Insya Alloh jika Alloh mengizinkan saya berazzam menjadi air bah itu, atau walaupun saya tidak diizinkan maka harapan terbesar saya adalah anak keturunan saya yang menjadi bagian dari air bah itu….” kata Abdullah. [Tim Redaksi Kisahikmah.com]
Bangkrut, Mike Tyson: Saya Senang, Semuanya Berkat Allah

Bangkrut, Mike Tyson: Saya Senang, Semuanya Berkat Allah


Penampilan Mike Tyson kini lebih Islami. Dia mengenakan peci putih dipadu dengan baju muslim putih yang terlihat lebih santai.
Dream - Kisah tragis dialami mantan juara dunia tinju kelas berat, Mike Tyson. Dinyatakan bangkrut, Tyson kini hidup jauh dari kemewahan bahkan sempat menjadi tunawisma.
Namun dengan kondisi seperti itu, mantan petinju yang dijuluki "Si Leher Beton" justru mengaku kini kehidupannya jauh lebih baik. Hal itu disampai aktor Hollywood yang juga sahabat Tyson, Jamie Foxx.
Menurut pemeran "Django Unchained", sekarang Tyson justru merasa sangat baik meski tak lagi punya uang. Itu diungkapkan setelah dia bertemu dengan Tyson dan bertanya mengenai kabar. Tyson mengaku senang dan itu semua berkat Allah dan teman.
"Saya tidak punya uang, jadi saya senang. Tidak ada orang yang menginginkan sesuatu dari saya," kata Foxx menirukan Tyson.
Kata Foxx, maksud dari ucapan itu karena jika Tyson memiliki uang banyak maka akan melakukan hal-hal buruk dan semua orang selalu berharap dari kepadanya. Saat ini, lanjut Foxx, petinju kelahiran Brooklyn, New York, hanya ingin tetap dicintai semua orang.
Dalam pertemuan itu, Foxx sempat meminta izin kepada Tyson untuk membuat film perjalanan hidup petinju yang memilih menjadi seorang mualaf. "Itu akan menjadi cerita luar biasa," ujar pemeran Electro dalam "The Amazing Spiderman-2" ini.
Diketahui, penampilan Mike Tyson kini lebih Islami. Yang terbaru dia bersama sang istri, Lakiha 'Kiki' Spicer menyaksikan laga tinju antara Floyd Mayweather Jr melawan Marcos Maidana, 4 Mei 2014.
Tyson tampak mengenakan peci putih dipadu dengan baju muslim putih yang terlihat lebih santai, bersama istrinya yang juga putri seorang tokoh muslim di AS. (Sumber: ABCnews)


Dream.co.id
[kisah nyata] Sepenggal cerita lebaran pertama mualaf

[kisah nyata] Sepenggal cerita lebaran pertama mualaf



Bismillahirrahmaanirrahim,


Diceritakan oleh Steven Indra Widjaja (Mualaf Center Indonesia). Jika ada sahabat mualaf yang ingin berbagi kisah, bisa ditulis dikomentar atau kirim inbox HAA, silahkan...

_ _ _

"... tahun ini banyak kejadian luar biasa, ada beberapa cerita yang membuat ane terharu, tertawa, dan bangga,

ada seorang suami yang mengantar istrinya ke gereja dulu baru datang ke masjid untuk sholat ied ^_^

ada yang datang berseragam atlet basket karena ijin dari rumah mau latihan, jadi lah dia datang mengenakan baju n celana basket, lengkap menggunakan sepatu basket dan membawa tas gede berisi bola basket ^_^

ada juga yang dateng pake jas rapi berdasi, karena ijin dari rumah mau ikut kebaktian,,, eh malah ikut sholat ied, so kepanasan lah pake jas sholat ied di masjid ^_^

ada juga yang kebingungan karena belum tahu sholat ied tuh gimana, jadi ngajarin dulu sementara menunggu waktu masuk sholat ied ^_^

ada juga yang malahan masih belum fasih sama alfatihah, so, malam takbiran beliau itu menghafal alfatihah sampai pagi, n datang pagi dengan senyum kemenangan n berkata ke ane..." saya sudah hafal alFatihah bro..." ^_^


dan yang beberapa lainnya bilang, bro, saya puasa penuh dapet 20 hari, yang lain 15 hari, yang lain ada juga yang penuh, n banyak lagi ^_^, lalu mereka bertanya..." apakah saya menang...?" dan saya menjawab, "ya. u r the winner" karena tahun ini mereka telah diselamatkan Allah untuk mengenal Islam, Subhanallah

ane terus teringat ingat : fabiayyi ala i rabbikuma tukadziban, salah satu penggalan ayat Allah yang disebutkan berulang kali dalam ayat ArRahman, tiada keraguan dalam menikmati segala nikmat yang sudah Allah berikan, maka nikmat tuhanmu manakah lagi yang kau ingkari?

Subhanallah, Allah telah memberi motivasi dan dorongan semangat buat mereka mereka yang baru mengenal Islam ^_^

terimakasih untuk Om Syarif yang gak bosen bosennya menasehati ane jika ane salah, bingung, panik, bad mood (ane juga manusia bro) dan masih banyak lainnya, beliau guru nyata yang luar biasa...


***






.

Thursday, 24 July 2014

Kisah Seorang Siswi Palestina

Kisah Seorang Siswi Palestina


Ini adalah kisah tentang seorang siswi di sebuah sekolah putri di Palestina. Hari itu dewan sekolah berkumpul seperti biasanya. Di antara keputusan dan rekomendasi yang dikeluarkan dewan dalam pertemuan ini adalah pemeriksaan mendadak bagi siswi di dalam aula. Dan benar, dibentuklah tim khusus untuk melakukan pemeriksaan dan mulai bekerja. Sudah barang tentu, pemeriksaan dilakukan terhadap segala hal yang dilarang masuk di lingkungan sekolah seperti hand phone berkamera, foto-foto, gambar-gambar dan surat-surat cinta serta yang lainnya.

Keamanan saat itu nampak normal dan stabil, kondisinya sangat tenang. Para siswi menerima perintah ini dengan senang hati. Mulailah tim pemeriksa menjelajah semua ruangan dan aula dengan penuh percaya diri. Keluar dari satu ruangan masuk ke ruangan lainnya. Membuka tas-tas para siswi di depan mereka. Semua tas kosong kecuali berisi buku-buku, pena dan peralatan kebutuhan kuliah lainnya. Hingga akhirnya pemeriksaan selesai di seluruh ruangan kecuali satu ruangan. Di situlah bermula kejadian. Apakah sebenarnya yang terjadi ?
Tim pemeriksa masuk ke ruangan ini dengan penuh percaya seperti biasanya. Tim meminta izin kepada para siswi untuk memeriksa tas-tas mereka. Dimulailah pemeriksaan.

Saat itu di ujung ruangan ada seorang siswi yang tengah duduk. Dia memandang kepada tim pemeriksa dengan pandangan terpecah dan mata nanar, sedang tangannya memegang erat tasnya. Pandangannya semakin tajam setiap giliran pemeriksaan semakin dekat pada dirinya. Tahukah anda, apakah yang dia sembunyikan di dalam tasnya ?
Beberapa saat kemudian tim pemeriksa memeriksa siswi yang ada di depannya. Dia pun memegang sangat erat tasnya. Seakan dia mengatakan, demi Allah mereka tidak akan membuka tas saya. Dan tibalah giliran pemeriksaan pada dirinya. Dimulailah pemeriksaan.

“Tolong buka tasnya anakku”, kata seorang guru anggota tim pemeriksa. Siswi itu tidak langsung membuka tasnya. Dia melihat wanita yang ada di depannya dalam diam sambil mendekap tas ke dadanya. “Barikan tasmu, wahai anakku”, kata pemeriksa itu dengan lembut. Namun tiba-tiba dia berteriak keras : “Tidak..! Tidak..! Tidak..! ”

Teriakan itu memancing para pemeriksa lainnya dan merekapun berkumpul di sekitar siswi tersebut. Terjadilah debat sengit : “berikan..!” “Tidak..! Tidak..! Tidak..! “
Adakah rahasia yang dia sembunyikan? Dan apa yang sebenarnya terjadi?
Maka terjadilah adegan pertarungan tangan untuk memperebutkan tas yang masih tetap berada dalam blockade pemiliknya. Para siswi pun terhenyak dan semua mata terbelalak. Seorang dosen wanita berdiri dan tangannya diletakan di mulutnya. Ruangan tiba-tiba sunyi. Semua terdiam. Ya Ilahi, apakah sebenarnya yang ada di dalam tas tersebut. Apakah benar bahwa si Fulanah (siswi) tersebut.
Setelah dilakukan musyawarah akhirnya tim pemeriksa sepakat untuk membawa sang siswi dan tasnya ke kantor, guna melanjutkan pemeriksaan yang barang kali membutuhkan waktu lama.
Siswi tadi masuk kantor sedang air matanya bercucuran bagai hujan. Matanya memandang ke arah semua yang hadir di ruangan itu dengan tatapan penuh benci dan marah. Karena mereka akan mengungkap rahasia dirinya di hadapan orang banyak. Ketua tim pemeriksa memerintahkannya duduk dan menenangkan situasi. Dia pun mulai tenang. Dan kepala sekolah pun bertanya, “Apa yang kau sembunyikan di dalam tas wahai anakku..?”

Di sini, dalam saat-saat yang pahit dan sulit, dia membuka tasnya. Ya Ilahi, apakah gerangan yang ada di dalamnya? Bukan.. Bukan.. Tidak ada sesuatu pun yang dilarang ada di dalam tasnya. Tidak ada benda-benda haram, hand phone berkamera, gambar dan foto-foto atau surat cinta. Demi Allah, tidak ada apa-apa di dalamnya kecuali sisa makanan (roti). Ya, itulah yang ada di dalam tasnya.

Setelah ditanya tentang sisa makanan yang ada di dalam tasnya, dia menjawab, setelah menarik nafas panjang.

“Ini adalah sisa-sisa roti makan pagi para siswi, yang masih tersisa separoh atau seperempatnya di dalam bungkusnya. Kemudian saya kumpulkan dan saya makan sebagiannya. Sisanya saya bawa pulang untuk keluarga saya di rumah. Ya, untuk ibu dan saudara-saudara saya di rumah. Agar mereka memiliki sesuatu yang bisa disantap untuk makan siang dan makan malam. Kami adalah keluarga miskin, tidak memiliki siapa-siapa. Kami bukan siapa-siapa dan memang tidak ada yang bertanya tentang kami. Alasan saya untuk tidak membuka tas, agar saya tidak malu di hadapan teman-teman di ruangan tadi.”
Tiba-tiba suara tangis meledak di ruangan tersebut. Semua yang hadir bercucuran air mata sebagai tanda penyesalan atas perlakukan buruk pada siswi tersebut.
Ini adalah satu dari sekian banyak peristiwa kemanusiaan yang memilukan di Palestina. Dan sangat mungkin juga terjadi di sekitar kehidupan kita. Kita tidak tahu, barang kali selama ini kita tidak peduli dengan mereka. Doa dan uluran tangan kita, setidaknya bisa sedikit meringankan penderitaan mereka. Khususnya saudara-saudara kita di Palestina yang hingga kini terus dilanda tragedi kemanusiaan akibat penjajahan Zionis Israel.




cerita-islami.com