Tuesday, 12 August 2014

Kisah Imam Zahid ; Setiap Ada Orang Pasti Ada Rezeki Dari Allah SWT






Imam Zahid adalah seorang hamba yang dikenal shalih dan takwa. Pada suatu hari setelah beliau membaca Al-quran, Imam Zahid termenung. Pikirannya tertuju pada ayat 75-79 surat al An-am yang berkisah tentang usaha Nabi Ibrahin untuk mencapai keyakinan terhadap ketuhanan Allah Swt. Saat ituy, ia merasakan ada sesuatu yang mengganjal bathinnya. Selama ini, ia tahu Allah Swt. adalah Tuhan Yang Maha Pengasih dan selalu memberikan rezeki kepada siapapun dan dimanapun, baik bagi orang yang beriman ataupun kafir. Selama makhluk itu hidup, rahmat dan karunia-Nya akan tetap mengalir.

Bagi Imam Zahid, pandangan pengetahuan tersebut baru sebatas percaya. Ia belum yakin sepenuhnya terhadap pandangan tersebut. Bermula dari kisah Nabi Ibrahim as. ia ingin mencari keyakinan sekaligus ingin membuktikan bahwa Allah Swt. benar-benar membagikan rezeki dimana pun makhluk itu bertempat tinggal.

Selanjutnya, Imam Zahid mencari tempat yang jauh dari keramaian manusia. Dan, tempat yang dipilihnya adalah gunung. Sesampainya ditempat tujuan, Imam Zahid duduk dimulut gua. Tempat itu persis dengan apa yang ia inginkan, yaitu tempat yang benar-benar sepi dan tampaknya tidak satupun manusia yang berada ditempat itu sebelumnya.

Beberapa hari kemudian dugaan Imam Zahid meleset, karena dari kejauhan terlihat nampak serombongan kafilah dagang yang melintas ditempat itu dan mendekati tempatnya berada. Rombongan kafilah itu sedang tersesat hingga sampai ketempat beliau mengasingkan diri. Mereka merupakan kelompok pedagang yang berkeliling mengarungi padang pasir dengan mengendarai unta. Mereka berdagang dari kota satu ke kota yang lainnya.

Terdengar teriakan pemimpin kafilah itu agar semuanya berhenti sebentar di depan gua. Sepertinya pemimpin kafilah itu mengetahui
keberadaan Imam Zahid yang duduk diam di depan gua.

"Wahai tuan, tolong tunjukkan kepada kami jalan ke kota terdekat agar kafilah kami tidak tersesat," kata pemimpin kafilah itu kepada Imam Zahid,

"Sudah berhari-hari kami berada dikawasan ini dan belum juga menemukan jalan untuk ke kota."

Imam Zahid diam tidak menjawab. Pandangannya tidak beralih sedikitpun ke pemimpin kafilah. Pandanagannya tetap ke depan, tak menghiraukan keberdaan siapapun disekelilingnya. Sekali lagi pemimpin kafilah itu mengulangi pertanyaannya. Akan tetapi, Imam Zahid tak bergeming. Ia tak menjawab, walaupuin berulang kalinya.

"Sepertinya orang ini sangat kelaparean, sampai-sampai ia tidak kuat untuk berbicara. Beri ia makan dan minuman," perintah pemimpin kafilah kepada anak buahnya.

Seorang pekerja kafilah itu meletekkan makanan dan minuman di depan Imam Zahid, dan berkata, "Makanlah tuan."

Imam zahid tetap diam dan tidak bereaksi, meskipun orang itu mengulangi perkataannya. Orang itu mendekatkan makanan ke wajah Imam Zahid.

"Mungkin badannya sangat lemah karena menahan lapar yang luar biasa, sampai tidak bisa menggunakan tangannya. Mungkin suapkan saja ke mulutnya, barangkali ia baru mau memakannya," usul pemimpin kafilah.

Orang itu melaksanakan semua yang dikatakan pemimpin kafilah. Namun, mulut Imam Zahid tetap terkunci, tak mau membukanya.

"Buka paksa saja mulutnya, ia mungkin sangat lemah untuk membuka mulutnya sendiri," kata pemimpin kafilah itu.

Orang itu mencoba untuk membuka mulut Imam Zahid, tetapi mulut itu tetap tak mau membuka untuk mengunyah makanan.

"Allahu akbar, pakailah pisau untuk membuka mulutnya!" Perintah pemimpin kafilah.

Ketika salah seorang kafilah membuka bungkusan untuk mengambil pisau, secara tiba-tiba Imam Zahid tertawa keras. Orang-orang yang ada ditempat itu terkejut bukan main.

"Ternyata, kamu tidak lemah atau kelaparan, tidak seperti yang kami sangka," kata pemimpin kafilah.

"Tidak tuan-tuan," kata Imam zahid, "Aku tidak kelaparan, sebagaimana yang kalian perkirakan. Sebelumnya aku mohon maaf bila merepotkan kalian semua. Ketahuilah tujuanku berda disini dan seperti tak nmenghiraukankeberadaan kalian hanyalah untuk mencari tahu dan meyakinkan diri tentang cara Allah SWt. memberikan rezeki kepada segenap makhluk-Nya. Ternyata ditempat terpencil dan dunyi inipun Allah swt. tetap memperhatikanku dan mengirimkan rezeki-Nya melalui perantaraan kalian. Karena itu dimanapun kita berada pasti diberikan rezeki oleh allah Swt; Tuhan tidak akan pernah menelantarkan makhluk-Nya."

Pemimpin dan anggota kafilah dapat memahaminya. Imam zahid dan rombongan kafilah pedagang itupun makan bersama-sama. sesudah menyantap makanan, ia dan rombongan kafilah yang tersesat itu pergi menuju ke kota. Kini Imam Zahid telah yakin dan semakin bertambah keimanan dan ketakwaannya kepada Allah Swt.


ULASAN ADMIN

Dari kisah yang baru saja kita baca diatas dapatlah kita memberikan kesimpulan ringkas bagaimana cara Allah swt memberikan rezeki kepada segenap makhluk. Bahwasannya kita sebagai orang yang beriman dan mempercayai bahwa rezeki itu datangnya dari allah swt. dan bahwasannya dia yang mengurus, memelihara dan memberi rezeki sebagai salah satu rahasia Allah kepada hamba-Nya.

Tidaklah perlu kita menjadi khawatir atas kondisi kita sekarang ini yang jika Anda merasa sempitnya rezeki yang dirasakan. Coba kita renungkan apa yang menjadi masalah sehingga terjadi demikian. Mungkin saja kita telah melupakan Allah swt. atau kita kurang bersyukur atas rezeki yang kita dapatkan serta mungkin saja kita tidak memahami kehendak Allah Swt. sehingga kita berbuat atau meminta berdasarkan keinginan (hawa nafsu) bukan meminta kepada Allah Swt. berdasarkan kebutuhan kita yang mungkin saja permintaan berdasarkan keinginan itu telah melampaui batas dari kebutuhan kita yan g sebenarnya telah diatur oleh Allah Swt. Karena sesungguhnya rezeki itu telah diatur oleh Yang Maha Rahim, yaitu Allah swt. dan rezeki itu merupakan rahasia Allah swt. yang siapapun tak dapat membuka tabir rahasia itu. Selagi manusia itu tak dapat memahami dan mempelajari tentang rahasia rezeki.

Demikianlah semoga ulasan dan kisah Imam zahid yang telah membuktikan dan tiada kekhawatiran dalam dirinya atas rahmat dan karunia Allah Swt. sehingga beliau dapat meyakini sepenuhnya bahwa Allah Swt adalah Tuhan yang telah memberikan rezeki kepada setiap makhluk berdasarkan kebutuhan bukan berdasarkan keinginan hawa nafsu.

Semoga bermanfaat.

Kisah Nabi Zakaria Alaihisalam


"Inilah satu peringatan rahmat Tuhanmu kepada hambaNya yaitu Zakaria. Dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang sayup-sayup sampai. Berkatalah dia : Wahai Tuhanku...! Sesungguhnya tulangku sudah lemah dan kepalaku sudah penuh beruban, sedangkan permintaanku kepada Engkau belum pernah tiada terkabul. Sesungguhnya saya takut, siapakah orang yang menggantikan sepeningga saya nanti, sedangkan istriku orang yang mandul. Sebab itu berilah saya anak yang Engkau Ridhoi. Yang akan menerima pusakaku dan pusaka keluarga Ya'qub. Jadikanlah anak itu..., wahai Tuhanku...! anak yang Engakau sukai. (QS. Maryam : 2-6)"


Nabi Zakaria a.s adalah keturunan Nabi Sulaiman a.s dan beliau adalah seorang ulama besar dikalangan Bani Israil. Nabi Zakaria yang telah lanjut usia tetapi belum juga mendapatkan seorang anakpun. Tadinya tidak sedikit terlintas dalam pikirannya, tetapi setelah beliau memelihara Maryam ibunda nabi Isa a.s barulah terlintas dalam angan-angannya akan kerinduan hadirnya seorang anak. Nabi Zakaria khawatir jika dia telah meninggal siapa yang akan meneruskan dakwah kepada kaum Bani Israil dan meneruskan keturunan dari Nabi Ya'qub a.s.

Tiada mengenal lelah atau berputus asa barang sedikitpun dalam hati Nabi Zakaria terus berdoa meminta kepada Allah Swt. seorang anak walaupun belum dikabulkan.

Allah Swt. adalah Tuhan Yang Maha Tahu dan senantiasa mendengar akan doa hambaNya itu telah mengabulkan permintaan Nabi Zakaria a.s dan tak lama kemudian beliau mendapat kabar gembira dari Allah SWT. akan lahir seorang anak laki-laki dari rahim istrinya yang kemudian diberi nama Yahya yang berarti "Hidup" oleh Allah Swt.

Hal ini diterangkan Allah SWt. dalam Al-quran surah Maryam ayat 7-9

Hai Zakaria...! Sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak namanya "Yahya" yang belum pernah Kami memberi nama itu kepada siapapun juga. Berkata Zakaria : Wahai Tuhanku...., bagaimana saya akan memperoleh anak, sedangkan istriku seoarang yang mandul, dan saya sendiri sangat tua...? Allah berfirman : Demikianlah halnya. Firman Allah : Perkara itu mudah sekali bagiKu, sesungguhnya engkau telah Aku jadikan sejak dahulu, sedang engkau belum ada apa-apa.


Kabar gembira itu disampaikan oleh Malaikat Jibril yang saat itu Nabi Zakaria sedang sembahyang di mihrabnya. Tiada lama setelah itu, maka kabar itu kemudian menjadi nyata bahwa istri Nabi Zakaria benar-benar telah hamil dan ketika sudah sampai pada batas waktu untuk melahirkan, lahirlah seorang bayi laki-lakidan kemudian diberi nama "Yahya". Setelah dewasa Yahya akan membenarkan kalimat dari Allah, menjadi panutan banyak orang, menjadi orang yang dapat menahan diri, serta termasuk seorang Nabi dan Rasul dari golongan orang yang baik-baik.


Saturday, 9 August 2014

Kisah Tiga Doa Yang Terkabul



Pada suatu hari Saham bin Munjab merasa beruntung karena berada satu pasukan dengan Alla' bin Hadhrami. Saham sangat penasaran dengan Alla' karena banyak orang yang mengatakan bahwa Alla' adalah pembawa keberuntungan. Setiap peperangan yang diikuti Alla' pasti dimenangkan. Selain itu Alla' juga sangat dikenal sebagai orang yang doanya selalu terkabul.

Dalam perjalanan misi militer tersebut, tanpa sengaja Saham bin Munjab mendengar doa yang dipanjatkan oleh Alla' setelah shalat berjamaah. Adapun doa yang dipanjatkan oleh Alla' adalah,


"Ya Allah, Tuhanku Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu dan dijalan-Mu untuk memerangi musuh-musuh-Mu. Maka, limpahkanlah kepada kami air untuk diminum, untuk berwudhu, dan bersuci dari kotoran atau hadats. Bilamana kami meninggalkan tempat ini, maka janganlah Engkau jadikan nasib seperti ini kepada siapapun selain kami."


Setelah beberapa waktu, rombongan pasukan muslimin menemukan air sungai yang mengalir deras. Lalu, pasukan mereka mengambil air untuk keperluan pribadi dan bekal dalam perjalanan.

Saham sengaja meninggalkan tempat minumnya. Tujuannya adalah ingin menguji doa Alla', apakah dikabulkan Allah Swt. atau tidak?

Kira-kira setelah satu mil perjalanan dari sungai tersebut, saham minta izin kepada komandan pasukan untuk mengambil tempat air minumnya yang ketinggalan disungai tadi. Setelah diperbolehkan, ia kembali ketempat tersebut. Saham bin Munjab dapat menemukan tempat air minumnya, tetapi sungainya telah berubah, karena beberapa waktu yang lalu ia melihat air sungai yang berlimpah, dan kini kering sudah tidak ada lagi air sungai tersebut.

Setelah melakukan perjalanan panjang dan melelahkan, rombongan pasukan Saham dan Alla' sampai ke medan perang. Namun, ada yang menahangerak laju pasukan, yakni lautan yang memisahkan antara mereka dan musuh. Dalam keadaan seperti itu Alla' memanjatkan doa,


"Ya Allah, Tuhan Yang MAha Mengetahui dan Maha Agung, sesungguhnya aku adalah hamba-MU, dan di jalan-Mu kami memerangi musuh-Mu. Maka, berilah kami jalan untuk menuju musuh-Mu."


Setelah berdoa Alla' mengajak pasukannya untuk menyeberangi lautan itu. Dan menakjubkan, pelana kuda yang dikendarai tidak basah sama sekali hingga dapat menyeberangi lautan dan sampat ketempat musuh.

Setelah mendapatkan kemenangan berperang, pasukan Muslimin pun pulang. Dalam perjalan pulang tersebut Alla' jatuh sakit dan meninggal dunia. Karena tidak ada air, Alla' dikuburkan dengan pakaian yang dikenakan dan tanpa dimandikan. Setelah itu rombongan pasukan melanjutkan perjalanan. Tak lama kemudian mereka menemukan sumber mata air. Diantara rombongan ada ada yang mengajak kembali ke makam Alla' dengan tujuan mengambil jenazahnya untuk dimandikan dan lalu dikuburkan lagi.

Ketika mereka menggali kuburan Alla' bin Hadhrami, jenazahnya tidak ditemukan, padahal baru beberapa jam mereka menguburnya dan disana tidak tampak ada bekas galian orang atau binatang buas misalnya. Salah seorang dari anggota pasukan Muslimin ada yang pernah mendengar Alla' berdoa kepada Allah Swt,

"Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui dan Maha Agung, sembunyikanlah jenazahku jangan Engaku biarkan seorangpun melihat auratku."


SEtelah mendengar penuturan tersebut, maka pasukan Muslimin sepakat untuk meninggalkan tempat itu dan melanjutkan perjalanan untuk pulang. Saham bin Munjab kemudian sangat yakin bahwa Alla' bin Hadhrami adala orang yang bertakwa, sehingga doanya selalu dikabulkan Allah Swt. Hal itu terbukti dengan Tiga Doanya. tersebut. Yuk Sahabat Muslim kita ucapkanSubhanallah...


Alhamdulillah. Terima kasih sudah membaca kisah Tiga Doa Yang Terkabul semoga bermanfaat untuk kita semua. Wassalam

1001 Kisah Islami - Kisah Paling Menggugah 1001 Keajaiban Ketakwaan

















Friday, 8 August 2014

Kisah Wanita Tunasusila Menjadi Ahli Surga




Mau Dapat Uang 3jt/bln pasang link refferal kami di FB, Twitter, Blog, Website, dll gratis biaya pendaftaran NOW SCAM! buktikan sendiri DAFTAR SEKARANG


Pada suatu negeri, hiduplah seorang wanita bernama Al-Malikah. Dia adalah wanita tuna susila nan cantik yang berasal dari keturunan Bani Israil. Dia dikenal sebagai wanita tunasusila kelas atas dengan harganya yang cukup tinggi.

Cantiknya, tak bisa dibayangkan oleh seorang pemuda yang bernama Abid. Abid ini adalah seorang pemuda miskin yang taat beribadah. Namun karena kepopileran paras ayu Al-Malikah, rupanya telah menggoda keimanan sang pemuda untuk menikmati kecantikan Al-Malikah.

Sayangnya, untuk bisa bertemu dengan Al-Malikah, Abid harus mengeluarkan biaya sebesar 100 dinar. Karena begitu besarnya harga itu, Abid harus bekerja sekuat tenaga mengumpulkan uang agar bisa bertemu dengan pujaan hatinya itu.

Pertemuan Dengan Wanita Tunasusila.
Di luar dugaan, sesuatu yang mengejutkan terjadi, karena setelah Abid berada di hadapan Al-Malikah, tiba-tiba saja rubuhnya bergetar hebat, keringat bercucuran dari sekujur tubuhnya. Abid ingin segera lari dari hadapan Al-Malikah, hingga Al-Malikah pun dibuat terkejut dengan tingkah laku Abid.

Ketika Al-Malikah sudah berada di depan Abid, Abid justru teringan dengan Tuhan-Nya.
"Aku takut kepada Allah SWT, bagaimana aku mempertanggungjawabkan perbuatan maksiatku nanti," kata Abid.

Ucapan spontan dari Abid ini malah membuat Al-Malikah sangat terkejut. Entah bagaimana ucapan Abid seakan menjadi wasilah yang mampu memberikan kesadaran pada Al-Malikah. Di luar dugaan, hati Al-Malikah tersentuh oleh ucapan Abid yang polos tersebut.

Meninggal.
Tidak berapa lama kemudian Abid langsung lari dari hadapan Al-Malikah.
Al-Malikah pun kaget, dan mengejar Abid sampai tergopoh-gopoh. Akhirnya berhasil juga Al-Malikah mengejar Abid. Al-Malikah memohon agar Abid mau menjadikannya istri. Sambil menangis dan memohong berulangkali, Al-Malikah minta dijadikan istri oleh Abid. Abid kebingungan dibuatnya.
Al Malikah tidak akan melepaskan tangannya sebelum Abid berjanji untuk menikahinya.

Namun apa yang terjadi, Abid berhasil melepaskan cengkeraman tangan Al-Malikah dan langsung kabur dengan cepat hingga hilang dari pandangan.Keteguhan keimanan sang pemuda rupanya telah menawan hati Al-malikah. Kata-kata iman yang keluar dari mulut Abid telah benar-benar membuka hati, mata dan piikiran Al-malikah.

Usia pertemuan itu, Al-malikah berjanji untuk memperbaiki diri sendiri dan segera keluar dari lembah hitam. Dia terus mencari Abid hingga ke pelosok-pelosok, namun yang dicarinya selalu tidak membuahkan hasil.

Di suatu tempat, Abid begitu ketakutan yang sangat luar biasa. Karena ketakutannya kepada Allah SWT, maka Abid pun pingsan hingga membuatnya meninggal dunia. Kabar meninggalnya Abid telah terdengar ke telinga Al-Malikah.
Tentu saja berita itu membuatnya bersedih dan syok hingga terjatuh dan akhirnya meninggal dunia saat itu juga.


[KISAH TELADAN ISLAMI- 1001 KISAH ISLAMI]


Sunday, 27 July 2014

 Kisah 5 Warga Palestina Mimpi Al Aqsa Dibebaskan Indonesia

Kisah 5 Warga Palestina Mimpi Al Aqsa Dibebaskan Indonesia






Ramadhan 1435 hijriyah ini kembali menjadi duka bagi warga Palestina. Pesawat-pesawat temput Zionis Israel meraung-raung di angkasa Gaza sejak Senin dini hari dan kemudian menjatuhkan bom-bom yang berdentum keras, meluluh lantakkan bangunan dan menumbangkan ratusan korban; 40 lebih gugur, 300 lebih luka-luka.

Di tengah perjuangan keras warga dan anak-anak Gaza untuk mempertahankan hidupnya, mimpi aneh lima orang warga Palestina menjadi perbincangan banyak pengguna media sosial.

Al kisah, di awal tahun ini, lima warga Palestina yang tinggal di sekitar Al Quds bermimpi. Yang aneh, mimpi mereka mirip, bahkan sama. Bahwa masjidil Aqsa, kiblat pertama umat Islam dan masjid suci ketiga, akan dibebaskan orang-orang yang sebelumnya tidak mereka kenal.

Wajah-wajah mujahidin itu agak asing bagi mereka. Sebab wajah-wajah itu bukanlah wajah-wajah orang Palestina, bukan pula wajah orang-orang timur tengah. Tetapi ada kesamaan; ada aura wudhu yang menandakan bahwa mereka adalah umat Islam, orang-orang yang beriman. Dari mimpi itu mereka kemudian menjadi tahu bahwa para mujahid itu berasal dari Indonesia, sebuah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Salah seorang diantara mereka merasa heran, sebab ia belum pernah mendengar nama Indonesia dalam kehidupan nyata. Padahal Indonesia adalah negeri muslim terbesar dan dalam mimpi itu merekalah yang membebaskan Masjid Al Aqsa.

Dalam mimpi itu, tampak muslim Indonesia sangat banyak. Mereka tiba di Palestina dan bertempur melawan Israel. Peperangan demi peperangan dimenangkan oleh muslim Indonesia itu. Mereka tidak dapat dilawan. Hingga akhirnya, Israel pun takluk di tangan wajah-wajah asing itu.

“Mereka (orang-orang Indonesia) itu datang bagai air bah, mereka memenangkan peperangan demi peperangan dan Israel akhirnya tunduk pada mereka,” kata salah seorang menceritakan mimpinya saat bertemu secara kebetulan dengan orang yang bermimpi sama.

Kisah mimpi ini telah dimuat di Nabawia dan Bersamadakwah pada Februari lalu, namun kini kembali ramai diperbincangkan dan di-share di media sosial.

Sebagaian orang tidak percaya dengan mimpi aneh tersebut, sebagian lainnya percaya bahwa bisa jadi mimpi itu benar adanya. Sementara lebih banyak lagi orang-orang yang tersentuh dengan kabar mimpi tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk mempersiapkan diri membela Palestina.

“Semoga mimpi itu benar. Dan tidak ada orang ketiga yang memang sengaja membuat mimpi itu ada. Jika pun ada, ini menjadi PR bagi ummat Islam Indonesia yang memiliki ummat Islam terbanyak di dunia,” kata Warlan Nasty mengomentari kabar mimpi tersebut.

“saya memang kepingin menjadi syuhada di Palestina untuk menembus dosa-dosa saya yang membumbung tinggi,” tambah Zulfikar.

“Insya Alloh jika Alloh mengizinkan saya berazzam menjadi air bah itu, atau walaupun saya tidak diizinkan maka harapan terbesar saya adalah anak keturunan saya yang menjadi bagian dari air bah itu….” kata Abdullah. [Tim Redaksi Kisahikmah.com]
Bangkrut, Mike Tyson: Saya Senang, Semuanya Berkat Allah

Bangkrut, Mike Tyson: Saya Senang, Semuanya Berkat Allah


Penampilan Mike Tyson kini lebih Islami. Dia mengenakan peci putih dipadu dengan baju muslim putih yang terlihat lebih santai.
Dream - Kisah tragis dialami mantan juara dunia tinju kelas berat, Mike Tyson. Dinyatakan bangkrut, Tyson kini hidup jauh dari kemewahan bahkan sempat menjadi tunawisma.
Namun dengan kondisi seperti itu, mantan petinju yang dijuluki "Si Leher Beton" justru mengaku kini kehidupannya jauh lebih baik. Hal itu disampai aktor Hollywood yang juga sahabat Tyson, Jamie Foxx.
Menurut pemeran "Django Unchained", sekarang Tyson justru merasa sangat baik meski tak lagi punya uang. Itu diungkapkan setelah dia bertemu dengan Tyson dan bertanya mengenai kabar. Tyson mengaku senang dan itu semua berkat Allah dan teman.
"Saya tidak punya uang, jadi saya senang. Tidak ada orang yang menginginkan sesuatu dari saya," kata Foxx menirukan Tyson.
Kata Foxx, maksud dari ucapan itu karena jika Tyson memiliki uang banyak maka akan melakukan hal-hal buruk dan semua orang selalu berharap dari kepadanya. Saat ini, lanjut Foxx, petinju kelahiran Brooklyn, New York, hanya ingin tetap dicintai semua orang.
Dalam pertemuan itu, Foxx sempat meminta izin kepada Tyson untuk membuat film perjalanan hidup petinju yang memilih menjadi seorang mualaf. "Itu akan menjadi cerita luar biasa," ujar pemeran Electro dalam "The Amazing Spiderman-2" ini.
Diketahui, penampilan Mike Tyson kini lebih Islami. Yang terbaru dia bersama sang istri, Lakiha 'Kiki' Spicer menyaksikan laga tinju antara Floyd Mayweather Jr melawan Marcos Maidana, 4 Mei 2014.
Tyson tampak mengenakan peci putih dipadu dengan baju muslim putih yang terlihat lebih santai, bersama istrinya yang juga putri seorang tokoh muslim di AS. (Sumber: ABCnews)


Dream.co.id
[kisah nyata] Sepenggal cerita lebaran pertama mualaf

[kisah nyata] Sepenggal cerita lebaran pertama mualaf



Bismillahirrahmaanirrahim,


Diceritakan oleh Steven Indra Widjaja (Mualaf Center Indonesia). Jika ada sahabat mualaf yang ingin berbagi kisah, bisa ditulis dikomentar atau kirim inbox HAA, silahkan...

_ _ _

"... tahun ini banyak kejadian luar biasa, ada beberapa cerita yang membuat ane terharu, tertawa, dan bangga,

ada seorang suami yang mengantar istrinya ke gereja dulu baru datang ke masjid untuk sholat ied ^_^

ada yang datang berseragam atlet basket karena ijin dari rumah mau latihan, jadi lah dia datang mengenakan baju n celana basket, lengkap menggunakan sepatu basket dan membawa tas gede berisi bola basket ^_^

ada juga yang dateng pake jas rapi berdasi, karena ijin dari rumah mau ikut kebaktian,,, eh malah ikut sholat ied, so kepanasan lah pake jas sholat ied di masjid ^_^

ada juga yang kebingungan karena belum tahu sholat ied tuh gimana, jadi ngajarin dulu sementara menunggu waktu masuk sholat ied ^_^

ada juga yang malahan masih belum fasih sama alfatihah, so, malam takbiran beliau itu menghafal alfatihah sampai pagi, n datang pagi dengan senyum kemenangan n berkata ke ane..." saya sudah hafal alFatihah bro..." ^_^


dan yang beberapa lainnya bilang, bro, saya puasa penuh dapet 20 hari, yang lain 15 hari, yang lain ada juga yang penuh, n banyak lagi ^_^, lalu mereka bertanya..." apakah saya menang...?" dan saya menjawab, "ya. u r the winner" karena tahun ini mereka telah diselamatkan Allah untuk mengenal Islam, Subhanallah

ane terus teringat ingat : fabiayyi ala i rabbikuma tukadziban, salah satu penggalan ayat Allah yang disebutkan berulang kali dalam ayat ArRahman, tiada keraguan dalam menikmati segala nikmat yang sudah Allah berikan, maka nikmat tuhanmu manakah lagi yang kau ingkari?

Subhanallah, Allah telah memberi motivasi dan dorongan semangat buat mereka mereka yang baru mengenal Islam ^_^

terimakasih untuk Om Syarif yang gak bosen bosennya menasehati ane jika ane salah, bingung, panik, bad mood (ane juga manusia bro) dan masih banyak lainnya, beliau guru nyata yang luar biasa...


***






.